Stadion Panahan Yang Ramah Atlet Difabel Di Indonesia

Stadion Panahan Yang Ramah Atlet Difabel Di Indonesia

Stadion Panahan Yang Ramah Atlet Difabel Di Indonesia

Baru-baru ini stadion panahan kompleks gelora bung karno di rombak. Perombakan ini pun di lakukan secara total. Dan banyak sekali perubahan significant yang terlihat dalam pembangunan kembali tersebut. Saat ini perombakan di nyatakan telah selesai serta 100% di serahterimakan kepada pihak kementrian PU RR. Penyerahan ini di lakukan pada bulan agustus lalu.

Perombakan stadion tersebut di lakukan untuk menyambut pesta olahraga Asian Games 2018. Hasil dari perombakan pun sangatlah memuaskan. Bahkan bersama dengan wakil presiden Jusuf kala, dewan pengarah Asean Games telah mengunjungi stadion yang baru saja di renovasi ini dengan di temani berbagai menteri. Saking puasnya, wakil presiden pun sempat mencoba memanah di stadion ini.

Dalam pembangunannya, stadion di rancang sebagai lapangan yang ramah terhadap para atlet difabel dengan terlihatnya penambahan ramp yang terpisah dari bangunan stadion penahan. Dan tentu saja hal ini masih dalam rangka penyambutan Asean Games 2018 agar semakin memudahkan para atlet di fabel yang akan mengikutinya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini di sediakan ulasan mengenai stadion panahan yang ramah atlet di fabel dan baru saja di rombak tersebut.

Siapa Itu Atlet di Fabel

sebelum membahas mengenai stadion lebih lanjut, Anda perlu mengetahui secara pasti siapa itu atlet difabel. Bagi yang telah banyak berkecimpung di dunia olahraga, kata ini tidak akan asing lagi. Akan tetapi bagi para pemula yang belum terlalu mengenal dunia olahraga akan bertanya-tanya mengenai siapa itu atlet difabel.

Yang di maksud dengan atlet difabel ini adalah oara atlet yang memiliki cacat fisik. Dengan begini, mereka tentu harus mendapatkan perlakuan khusus di arena latihan maupun pertandingan sehingga bisa melakukan pemanahan dengan baik.

Menekankan Konsep Desain And Do

Dalam pembangunan kembali atau perombakan stadion panahan GBK lebih menekankan konsep desain and do. Hal ini di lakukan agar hasil perombakan maksimal sesuai yang di inginkan. Dan dengan pemberlakuan konsep ini tidak heran apabila beberapa hal tidak sesuai dengan rencana awal. Meskipun telah di desain sedemikian rupa, dalam proses pembangunannya harus tetap menyesuaikan kebutuhan.

Perubahan Significant Fasilitas Tribune Penonton

Perubahan di segi fasilitas tribune penonton sangat terlihat pada perombakan stadion. Alas duduk sebagai fasilitas tribune penonton kini tak lagi menggunakan beton. Sekarang beton telah di ganti menggunakan single seat. Terdapat pula penambahan tribune VIP. Dan seluruhnya telah berada di lantai dua yang mana ruang monitoring talah mnenjadi pelengkap di lantai tersebut.

Perluasan Konsep Ruangan Lantai Satu

untuk ruang lantai satu, sengaja di desain lebih luas lagi, di dalamya terdapat ruang ganti, ruang dopping, serta mushola. Sedangkan masalah kamar mandi, telah di sediakan dua kamar mandi khusus atlet difabel dan dua kamar mandi yang bisa di pergunakan untuk umum.

Jual busur dan alat panah harga murah, kunjungi: http://master-archery.com/

Lapangan Yang Di Sesuaikan Dengan Desain Internasional

Kini, lapangan di stadion panahan telah menyerupai desain iternasional. Rumputnya saja sudah menggunakan jenis Zoysa Matrella atau lebih di kenal dengan rumput manila. Pada paving, jarak tembak di buat berbeda dengan jarak 70 meter dan panjang line nya 100 meter. Sedangkan lebar paving di buat 15 meter dari lapangan.

Demikianlah ulasan mengenai stadion panahan GBK yang ramah terhadap para atlet difabel yang baru saja di renovasi. Dan dengan perenovasian ini, Indonesia telah siap menyambut Asean Games 2018 dari segi tempat dan lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *