Cerita Alma, Putri Sunan Kalijaga Yang Nikah Pada Badan Usia 18 Tahun

Cerita Alma, Putri Sunan Kalijaga Yang Nikah Pada Badan Usia 18 Tahun

Cerita Alma, Putri Sunan Kalijaga Yang Nikah Pada Badan Usia 18 Tahun

Cerita Alma, Putri Sunan Kalijaga Yang Nikah Pada Badan Usia 18 Tahun

Putri pengacara sunan kalijaga, salmafina khairunnisa saat ini menjadi perbincangan hangat sebab dia menikah di usia yang masih 18 tahun. Perempuan yang sering akrab dipanggil alma ini menikah dengan jalan taaruf dengan malik taqiyuddin.

Pagelaran pernikahan mereka dilaksanakan tanggal 16 september 2017. Alma yang pada saat ini berusia 18 tahuan sudah siap menikah dengan pria yang merupakan seorang hafidz quran.

“Mengapa mau nikah muda? Sebab nilah itu menjadi suatu penyempurnaan hidup, seperti halnya sholat lima waktu dan apa ya sebab mungkin sudah menjadi jodohnya seperti ini,” ungkap alma pada saat ditemui di gedung trans TV jalan kapten tendean jakarta selatan tepatnya di hari rabu 25 oktober 2017.

Masjid yang ada di jakarta utara yaitu masjid ramlie musofa kawasan sunter menjadi saksi bisu pasangan mudah ini mengucapkan ijab kabul. Alma menuturkan bahwa menikah di usianya yang muda selain bisa menghindarkan diri dari zina, ketika nanti sudah memiliki keturunan usia si kecil tidak terlalu jauh dengan selisih dari orang tuanya. Si kecil juga selalu dijaga kesehatannya dengan memberikan susu peninggi badan usia 18 tahun.

Pada mulanya, alma memilih untuk bercerita kedekatannya bersama taqi pada sang ibu, heidi. Ia pun tidak pernah menceritakan kepada ayahnya, sunan kalijaga.

“Izin itu tidak tahu, aku bilang langsung ke ibu dan aku tidak cerita sama sekali pada ayah bahwa aku dekat dengan sipa tidak pernah menceritakan padanya,” ucapnya.

“Ternyata ibu sudah bilang pada ayah, namun pada saat itu belum ada rencana untuk nikah. Aku memberi tahu pada ayah kala keluarga taqi mau bertem. Perteman pertama pada saaitu adalah perkenalah, kedua khitbah dan ketiganya menikah,” tambah alma.

Hanya membutuhkan waktu seminggu alma sudah memastikan untuk menikah dan mengenal taqi. Cinta yang dijalankan adalah atas izin jalan Allah. Sehingga inilah yang membuat alma yakin segera menikah.

“Berbeda apabila misalnya dipertemukan sama Allah yaudah dia. Aku juga melakukan nikah lewat jalan istikhoroh selama satu minggu. Kalau pun dia jodoh pasti diberikan jalan terbaik,” tutur alma.

“Padahal saya sangat memprojecr dia. Saya berkata sama istri siapapun yang nanti ketok pintu minta anak kkita, nanti wajib betul-bbetul kita menyelekksi. Dalam waktu yang sangat singkat saya tidak melewatkan rasa was-was dan khawatir. Sosok suaminya pun baru bertemu dua kali saja. Pertemuan keduanya meminta anak saya menjadi istrinya,” ungkap sunan kalijaga.

Untuk saat ini taqi dan alma menjalankan jarak jauh. Taqi sekarang melanjutkan untuk pendidikan di negara mesir.

“Itu sudah menjadi konsekuensi yang harus diterima dari pernikahan bersamanya. Taqi mengungkapkan aku mau ke mesir. Rasa kangen pasti ada, aku juga ingin menyusul di negara mesir, insya allah bulan desember,” ucapnya.

“Komunikasi hanya video call dan by phone. Terbatas banget sebab tidak bisa bertemu secara langsung,” tambah alma.

Pernikahan senja yang dilakukan oleh alma dan taqi ini memnag menuai banyak perbincangan. Namun dengan melihat niat alma dan taqi membuat banyak kalangan masyarakat terenyuh sebab mereka menghindari zina dan dilangsungkan untuk segera menikah. Bahkan pernikahan yang dijalankan saat ini juga memberi motivasi bagi masyarakat yang saat ini berhubungan jarak jauh supaya bisa saling menjaga satu sama lain.

Sumber: https://hot.detik.com/celeb/3700609/cerita-alma-putri-sunan-kalijaga-yang-nikah-di-usia-18-tahun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *