5 Pelajaran Penting Pernikahan dari Love Expert

Bicara soal pernikahan, mungkin yang pertama kali tergambar di otak kita adalah adegan-adegan romantis bak drama korea. Bayangkan, menghabiskan hidup bersama “dia” yang kita nanti selama ini.. Dia yang halal bersamamu..

Tapi, tunggu dulu. Kehidupan pernikahan yang sesungguhnya tidak melulu tentang cinta lho, dear.. Semakin kesini, kamu akan sadar.. Kehidupan pernikahan tidak akan selamanya akan selalu indah, ada kalanya cinta itu bisa naik turun.. ada kalanya kita harus mengalah, dan cinta belum tentu cukup untuk mengalahkan semuanya..

 

photo by laksmiwedding.co.id

 

1.Bukan masalah jatuh cinta saja, tapi bagaimana cara mempertahankan kadar cinta yang sama setiap harinya

Jatuh cinta itu indah.. iya, indah. Tapi semakin kamu mengenal seseorang, tentu kamu akan tahu bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Dan tak terkecuali, dia. Dari situ, cintamu akan semakin di uji. Apakah kamu masih sanggup? Atau kamu akan menerima dia yang apa adanya? Salah, jika kamu menilai bahwa menikah adalah mencari yang paling sempurna. Karena, sesungguhnya menikah adalah saling melengkapi.

Seiring berjalannya waktu, cinta bisa memudar. Tapi, bukan berarti kamu harus pasrah dengan keadaan seperti itu. COntohlah pasangan bapak Habibi dan Ibu Ainun yang selalu menemukan cara untuk mencintai pasangannya setiap hari. Yang penting, Ikhlas 🙂 Ingatlah, kalian menikah karena ibadah..

 

photo by laksmiwedding.co.id

 

2. Komitmen di tahun-tahun pertama pernikahan

Mungkin sahabat atau kerabatmu yang telah menikah duluan sudah bercerita tentang tahun pertama dalam pernikahan itu lumayan “menantang”. Iya, cukup “sulit” katanya.. Tapi, kamu tidak bisa membuktikan teori ini jika kamu sendiri belum mempraktekkannya. Setelah acara pernikahan, kamu akan mulai bertemu dengan banyak masalah dalam menjalani hidup bersama dia yang selalu ada disisimu.

Mungkin, ada masanya ketika kamu merasa semua ini sulit dan sedikit timbul rasa menyesal. “Kenapa harus seperti ini?” Tahun pertama memang merupakan tahun transisi yang menguji kalian berdua. Tahun pertama ini adalah level yang cukup sulit untuk kalian berdua lewati. Dan disitulah ketangguhanmu di uji. Pecayalah, “Sesudah kesulitan itu ada Kemudahan” seperti yang tercantum dalam surat al-insyirah. Iya kan?

 

photo by laksmiwedding.co.id

 

3. Kebahagiaanmu bukan tanggung jawab pasanganmu

Bukan berarti dia yang bersedia menikahimu harus bisa memberikan kebahagiaanmu. Kamu akan kecewa jika kamu selalu berpikir bahwa pasanganmu yang harus membuat bahagia. Pandai-pandailah bersyukur. Karena, kalian seharusnya menjadi satu kesatuan yang saling melengkapi satu sama lain.

 

photo by laksmiwedding.co.id

 

4. Dia memiliki target & impian yang sama denganmu? Menikahlah dengannya!

Jika dari awal kamu sudah tahu bahwa kamu dan pasangan adalah sosok yang benar-benar berbeda di kehidupan di masa depan. Dan bahkan kamu sampai merasa “tidak mampu” memaklumi perbedaan ini, dan tetap memaksakan hubungan ini. Percayalah, hal seperti ini akan mempersulit kehidupanmu di masa depan.

Kamu dan pasanganmu bisa menjadi partner yang hebat jika kalian memiliki visi, misi dan impian yang sama. Kalian akan menjadi partner yang tak terkalahkan dan ini tentu akan membuat kalian akan menghargai setiap keputusan yang kalian buat. Demi tercapainya impian kalian berdua..

 

photo by laksmiwedding.co.id

 

5. Tidak hanya roda kehidupanmu saja yang berputar. Begitu juga pernikahanmu

Tentu masih terbayang betapa bahagianya mengingat ucapan selamat, hadiah, gaun pengantin yang cantik, dan semua kenangan indah pernikahan waktu itu.Tapi, sekali lagi. Pernikahan bukan hanya tentang cinta dan kebahagiaanmu saja. Tapi, bagaimana kamu dapat saling melengkapi, melayani dan menjalani peran sebagai suami dan istri sesuai dengan ketentuan agama.

Tapi, percayalah.. keindahan dari kehidupan pernikahan adalah saat-saat dimana kamu dan pasangan mampu beradaptasi dan bertahan melewati masa-masa sulit pernikahan.

Memang kehidupan pernikahan itu tidak mudah, tapi teruslah ingat bahwa Allah SWT sudah berjanji bahwa “Sesudah kesulitan itu ada kemudahan” maka, jangan terlalu cepat menyerah. Selamat menikmati indahnya Pernikahan.. Karena menikah itu ibadah 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *